Langsung ke konten utama

Postingan

#TIPS : Cara Agar Tidak Mudah Membuang Makanan

Gambar : Buat sendiri juga hehehe       Holaa!! Ini dia chapter lanjutan dari tulisan sebelumnya tentang reminder itu lohh... sebetulnya ini tips jadi satu sama tulisan itu, tapi.... berhubung keliatannya banyak banget akhirnya gue pisahin aja mereka wkwkw yaa sekaligus bikin topik baru lah yaa hehehe.        Tips ini Insya Allah original dari diri gue sendiri, makanya cuma sedikit hehehe, beberapa ada yang merupakan omongan orang-orang disekitar gue, entah itu abang-abang lewat, orangtua gue, dan salah satunya yang gue ingat itu dari seorang prajurit TNI AD yang waktu itu berpartner sama sekolah gue untuk pelatihan LDKS gitu, cari sendiri yaa apaan tuh LDKS wkwkwkw... Tips nya emang cuma sedikit, tapi semoga bisa bermanfaat, yaa minimal bisa jadi bahan bacaan kalian yaa.          Okay, ini dia tips yang bisa gue bagi untuk mengatasi masalah membuang makanan tadi, but this tips only happen jika dilakukan dengan niat u...
Postingan terbaru

#REMINDER : Masih Banyak yang Lapar

Gambar : Buat sendiri hehehe        Assalamualaikum, I’m back to my blog! Okay, kali ini kita cerita yang ringan tapi semoga bisa menjadi pengingat buat kita seperti judulnya. Berbeda dari tulisan-tulisan sebelumnya yang lebih drama hehehe, alias lebih puitis dan sebagainya, kali ini mau nulis sesuatu yang sederhana, dengan bahasa yang juga sederhana. Semoga berkesan, mau dibaca atau tidak, yaa ini kan blog saya, paling juga saya yang baca hehehehe…             Jadi sesuai judulnya “Masih Banyak yang Lapar”, gue bukan mau me- review tentang makanan, tempat makan, or etc. Tapi lebih ke gimana caranya kita bisa menghargai makanan dengan semestinya. Kenapa demikian? Karena entah kenapa gue ngerasa beberapa manusia yang gue temui terlalu sering menghamburkan makanan dengan berbagai alasan klise seperti “Gue udah kenyang.” Atau “Iya tadi belinya kebanyakan, abis keliatannya enak-enak.” Atau yang lebih parah “...

DEAR MY SELF : An Introvert Girl With An Extrovert Cover

Siapa yang bisa memilih menjadi seorang introvert ? Kala sunyi kamu ada disana hanya dengan dirimu sendiri, dan kala ramai memaksamu ikut didalamnya, namun bukan berarti kamu ada disana. Terkadang senyum dan lelucon hanya jadi pemanis untuk menutup kesendirianmu. Tak ada yang tahu bahkan merasa demikian. Mereka hanya tahu apa yang mereka lihat, seumumnya, sewajarnya mereka menatap sampul buku yang terlihat menawan, meski dalamnya tak mampu kau tebak. Aku tahu ada   banyak orang introvert diluar sana, dan aku tahu mereka punya sudut pandang yang berbeda-beda. Terkadang aku ragu mengakui kalau aku begitu sunyi bahkan dalam keramaian mereka. Tak mudah untukku bisa berkata banyak tentang aku, dan apa yang aku rasakan. Tentang apa yang aku inginkan, tentang apa yang aku harapkan dari sekian banyak orang yang ku kenal diluar sana. Tak mudah untukku menyapa diriku sendiri, sulit untuk bisa memberitahu mereka bagaimana diriku dan apa yang aku rasa. Semakin sulit ketika aku menyad...

Doctor, Forester, and Finally I'm a Midwife part 2

Sampai pada pembahasan untuk jadi seorang ahli Kehutanan pada bagian sebelumnya, kali ini akan ku tuntaskan bagaimana tujuan akhir cita-citaku. Aku tipikal orang yang setia pada satu hal sampai hanya keadaan atau takdir yang dapat merubah keinginanku. Kata orangtua ku aku cukup keras kepala terutama untuk hal seperti ini. Keteguhan ku untuk jadi rimbawan membawa ku pada pilihan akhir di kelas 12, sama seperti remaja lain yang sibuk mencari kampus sana sini dan menimbang nasibnya dengan segudang ujian, aku pun melakukan hal yang sama. Dari kecil cita-cita ku adalah kuliah di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, sebuah kampus tertua di Indonesia dengan kualitas dunia, biaya hidup murah, keluarga besar disana, apa yang kurang dari tempat tersebut buatku. Satu hal, sekolah SMA ku memang tidak memberi peluang besar untuk tembus jalur SNMPTN disana, kecil kemungkinannya, that's why aku juga berusaha untuk belajar supaya tembus SBMPTN sebagai jalur masuk kesana. Tapi, lagi-lagi terlena de...

Doctor, Forester, and Finally I'm a Midwife part 1

Semua manusia punya cita-cita, seperti hendak jadi apakah ia saat dewasa kelak, dan biasanya semua sudah dibangun sejak masa kanak-kanak. Sering kita mendengar pertanyaan dari guru TK "Kalau sudah besar cita-citanya mau jadi apa?" Dokter, Presiden, Insinyur, Polisi, dan beragam profesi umum yang anak-anak ketahui. Menjadi hal yang sah bagi mereka untuk bermimpi, membayangkan posisinya kelak. Meski masa depan masih terlalu buram untuk sekadar ditebak, setidaknya mereka punya tujuan bukan hanya mengikuti arus sampai mati. Yaa walau pada dewasa nanti semua bisa saja berubah. Hebat ku akui jika ada yang konsisten dengan cita-citanya sejak ia melek huruf sampai berhasil mendapatkannya.  People change, semua berubah tidak ada yang bisa menerka sebuah perubahan akan terjadi, dan sebetulnya itu lumrah. Sepanjang hidupnya, manusia menemukan beragam hal dan pengalaman baru yang juga membuat pemikiran mereka tentang masa depan berubah. Tantangan baru, dan kegagalan jadi penyebab m...

Sepenggal Rindu Untuk Yogyakarta

Entah sudah berapa kali dalam hidupku kembali ke kota nan ramah tersebut, kehangatan yang ditawarkan berbalut keramahan, cinta dalam keluarga besar yang selalu menanti, terik mentari dan kadang hujan yang menyambut, bagiku semua itu tak pernah berubah. Ada kalanya waktu berganti, usia bertambah, tapi separuh darahku tetap terdiri dari kota tersebut. Meski Jakarta yang telah membesarkanku dalam kerasnya metropolitan, sejujurnya tak ada alasan untukku merindukannya.  Dusun Pleret Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo, sebuah desa kecil di wilayah pantai selatan Yogyakarta, lalu lintasnya berada di jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Purworejo dengan Daerah Istimewa Yogyakarta. Tempat dimana keberagaman yang sesungguhnya bisa kita dapatkan, tempat dimana hamparan "tegalan" alias kebun digelar disepanjang jalan. Tempat dimana pantai dan lautnya yang menggeliatkan gemuruh ombak bisa bersanding hangat dengan pegunungan Menoreh dan jajaran dataran tinggi dalam satu...